
Kunjungan Wisata Edukasi PAUD ke Sahabat Ternak
Pada hari yang penuh keceriaan, Sahabat Ternak menerima kunjungan spesial dari anak-anak PAUD yang datang untuk mengikuti kegiatan wisata edukasi peternakan kambing Etawa. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan dunia peternakan sejak dini melalui pengalaman langsung yang menyenangkan, aman, dan ramah anak.
Suasana hangat dan penuh tawa terlihat sejak para peserta memasuki area peternakan. Dengan pendamping guru dan orang tua, anak-anak mulai mengenal lingkungan ternak, mulai dari area kandang, tempat pemberian pakan, hingga area pemerahan susu kambing.
🐐 Mengenal Kambing Etawa dengan Cara Menyenangkan
Salah satu momen paling berkesan adalah ketika anak-anak bertemu langsung dengan kambing Etawa. Mereka belajar:
- Bagaimana kambing diberi makan
- Apa jenis rumput yang baik untuk ternak
- Cara memegang dan menyentuh hewan dengan lembut
- Manfaat susu kambing Etawa untuk kesehatan
Interaksi ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga membantu menumbuhkan rasa empati, keberanian, dan kepedulian terhadap hewan.
🥛 Praktik Melihat Proses Pemerahan Susu
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi demonstrasi pemerahan susu. Anak-anak terlihat sangat antusias dan penasaran melihat bagaimana susu kambing segar dapat diperoleh dengan cara higienis dan hati-hati.
Beberapa dari mereka bahkan berani mencoba mendekat lebih dekat untuk melihat prosesnya dari sisi depan—sebuah keberanian kecil yang sangat berarti dalam proses belajar.
🎓 Manfaat Wisata Edukasi untuk Anak Usia Dini
Program kunjungan edukasi ini memberikan beberapa manfaat, di antaranya:
- ✔ Melatih keberanian & rasa ingin tahu
- ✔ Belajar mengenal hewan secara langsung, bukan hanya dari gambar
- ✔ Pengalaman sensorik melalui observasi, sentuhan, dan interaksi
- ✔ Pembelajaran hidup (life skills) tentang bagaimana pangan diproduksi
Belajar di luar ruangan seperti ini sangat mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak
📸 Momen Tak Terlupakan
Selama kegiatan, anak-anak sangat menikmati pengalaman baru ini. Banyak yang tertawa ketika kambing menjulurkan lidahnya, ada yang memanggil kambing dengan nama sendiri, dan beberapa masih merasa penasaran bahkan saat sesi sudah berakhir.
Foto-foto kegiatan ini menjadi kenangan indah yang dapat diingat oleh guru, orang tua, dan tentu saja anak-anak itu sendiri.